Sosialisasi UTS Berbasis Paperless Mengacu Kepada Kurikulum OBE Di Institut Miftahul Huda Subang

Institut Miftahul Huda Subang terus berkomitmen dalam peningkatan mutu pendidikan dan penerapan teknologi dalam proses akademik. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menyelenggarakan Sosialisasi Ujian Tengah Semester (UTS) Berbasis Paperless yang selaras dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan ini berlangsung pada [tanggal kegiatan] dan dihadiri oleh seluruh dosen dari berbagai fakultas.

Baca Juga  Rapat Awal Semester Genap 2024/2025 IMH Subang: Komitmen Menuju Digitalisasi Pendidikan

Acara sosialisasi dibuka secara resmi oleh Rektor Institut Miftahul Huda Subang yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya transformasi digital dalam sistem penilaian dan evaluasi pembelajaran. Beliau juga menekankan bahwa pelaksanaan UTS berbasis paperless tidak hanya mendukung efisiensi administrasi akademik, tetapi juga memperkuat integrasi teknologi dalam pembelajaran sesuai dengan semangat kurikulum OBE. Sebagai pemateri utama, Kepala Unit Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) memberikan penjelasan teknis terkait distribusi soal UTS melalui sistem informasi akademik (SIAKAD). Beliau juga memaparkan mekanisme pengumpulan jawaban mahasiswa yang dirancang agar lebih terstruktur, efisien, dan dapat dipantau secara real-time oleh dosen pengampu.

Sosialisasi ini disambut dengan antusias oleh para dosen. Beberapa dari mereka aktif mengajukan pertanyaan, termasuk topik yang sangat relevan di era digital saat ini, seperti bagaimana cara menguji keaslian jawaban mahasiswa, apakah benar dikerjakan sendiri atau menggunakan bantuan kecerdasan buatan (AI). Menanggapi hal tersebut, pihak Pusdatin membuka wacana pemanfaatan tools deteksi AI writing dan perlunya kolaborasi antara dosen, sistem, dan kebijakan akademik untuk menjaga integritas akademik. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh sivitas akademika Institut Miftahul Huda Subang dapat semakin siap dan adaptif terhadap perubahan, serta mampu mengimplementasikan kurikulum OBE secara lebih efektif dan efisien.