Institut Miftahul Huda (IMH) Subang mendapatkan kehormatan menjadi salah satu dari 52 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Indonesia yang diundang secara khusus oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), dalam kegiatan nasional bertajuk Validasi Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti) PTKI.
Acara ini berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 14–16 Mei 2025, dan bertempat di Hotel Santika Premiere ICE BSD City, Tangerang Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sistem pelaporan dan tata kelola data pendidikan tinggi, khususnya bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), baik negeri maupun swasta. IMH Subang diwakili oleh Dede Nurhakim, S.Pd.I, selaku operator data PD Dikti kampus. Dalam forum ini, ia mengikuti berbagai agenda teknis dan koordinatif bersama para peserta lain, serta menerima pembekalan langsung terkait prosedur pendataan, pelaporan, dan validasi data dosen dan mahasiswa melalui sesi Klinik Data. Sesi ini dipandu oleh tim ahli dari Pusdatin Kemendikbudristek dan Pokja PDDIKTI Kemenag.
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat kapasitas dan daya saing PTKIS di tingkat nasional maupun global. Ia menegaskan pentingnya validasi data yang akurat dan akuntabel dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi keislaman berbasis digital. Partisipasi IMH Subang dalam kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan mutu tata kelola institusi. Selain memperoleh pembaruan pengetahuan teknis, keikutsertaan ini juga membuka ruang kolaborasi dan penguatan jejaring antar-PTKI se-Indonesia. Keterlibatan aktif IMH Subang mencerminkan komitmen institusi dalam mendukung pengelolaan pendidikan tinggi yang lebih transparan, responsif terhadap perkembangan teknologi, dan berbasis data yang kredibel di era transformasi digital.